Hari Bebas Kantong Plastik Sedunia

Table of Contents

Hari-Bebas-Kantong-Plastik-Sedunia


Gunung Hutan - Hari Bebas Kantong Plastik Sedunia merupakan tema dari informasi kali ini.

Hari Bebas Kantong Plastik Sedunia akan Admin bagikan informasinya kepada Anda semua di kesempatan kali ini.

Mengapa sampai ada peringatan tentang Hari Bebas Kantong Plastik Sedunia?

Perlu diketahui, bahwa sekitar satu juta kantong plastik yang digunakan di seluruh dunia setiap menitnya, sementara kantong plastik itu sendiri memerlukan waktu hingga ratusan tahun untuk dapat terurai.

Oleh sebab itu setiap tahunnya, tanggal 3 Juli diperingati sebagai International Plastic Bag Free Day atau Hari Tanpa Kantong Plastik Sedunia.

Sampah plastik, hingga kini masih menjadi masalah besar yang belum pernah ditangani dengan baik. 

Hal ini dapat dilihat dari tumpukan sampah plastik di tempat pembuangan akhir hingga plastik yang terbuang hingga ke laut. 

Jika masalah ini terus dibiarkan, tentu akan berdampak buruk pada lingkungan yang serius hingga mengancam keseimbangan ekosistem alam.

Sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai sebagai solusi untuk menyelesaikan masalah yang ada. 

Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah mengganti penggunaan kantong plastik dengan tas belanja yang dapat dipakai berulang kali. 

Meskipun berdampak kecil, namun jika dilakukan oleh banyak orang usaha ini akan menghasilkan dampak besar.

Kita bisa berkontribusi pada Hari Bebas Kantong Plastik Sedunia yang diperingati setiap tanggal 3 Juli. 

Peristiwa 3 Juli yang diperingati sebagai Hari Bebas Kantong Plastik Sedunia ini diadakan tidak lain untuk mengajak masyarakat melakukan pelestarian lingkungan agar bumi lebih sehat dan layak tinggal. 

Selain itu, peringatan ini juga tidak dilakukan untuk mengatasi masalah sampah yang semakin meningkat setiap waktunya.

Penggunaan Kantong Plastik

Setiap menitnya, dunia sudah menggunakan 1 juta kantor plastik. Data dari KLHK menyebutkan bahwa plastik hasil dari 100 toko atau anggota Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) dalam waktu satu tahun saja, sudah mencapai 10,95 juta lembar sampah kantong plastik. 

Jumlah itu ternyata setara dengan luasan 65,7 kantong plastik atau sekitar 60 kali luas lapangan bola.

Indonesia sendiri sekarang sudah menjadi penyumbang sampah ke laut terbesar nomor dua di dunia setelah Tiongkok.

Kebijakan kantong plastik berbayar mulai diterapkan di Indonesia pada 21 Februari 2016 bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN). 

Kebijakan ini merupakan upaya yang dilakukan pemerintah untuk menekan jumlah sampah plastik di Indonesia.

Fakta Tentang Kantong Plastik

Berikut di bawah ini ada beberapa fakta tentang plastik, dilansir dari berbagai sumber:  

  • Kantong plastik pertama kali diperkenalkan pada tahun 1965.
  • Rata-rata, kantong plastik digunakan selama 25 menit.
  • Dibutuhkan waktu antara 100 hingga 500 tahun agar kantong plastik hancur atau terurai sempurna (tergantung jenis plastiknya).
  • Satu juta kantong plastik digunakan di seluruh dunia setiap menit.
  • Lebih dari 80 persen sampah plastik di seluruh dunia langsung dibuang ke tempat sampah dan akhirnya ke laut tanpa di daur ulang.
  • 90 persen dari seluruh sampah di laut adalah plastik, termasuk kantong plastik.

Sampah plastik adalah bencana global, yang mirisnya, diciptakan oleh manusia sendiri. 

Tahukah Kita bahwa sekitar 500 miliar kantong plastik yang digunakan setiap hari dalam skala global? 

Dengan angka yang begitu fantastis, Kita pasti bisa membayangkan ada berapa banyak sampah plastik yang berserakan di seluruh dunia.

Hal ini memiliki efek yang sangat buruk untuk lingkungan, satwa liar, dan kesehatan manusia. 

Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak lagi menggunakan kantong plastik, dan menggantinya dengan alternatif yang lebih ramah lingkungan. 

Salah satunya adalah tas belanja yang dapat digunakan ulang.

Cara Merayakan Hari Bebas Kantong Plastik Sedunia

Beberapa cara ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Bukan hanya satu hari tetapi juga perlu diterapkan secara berkelanjutan untuk menghasilkan dampak yang baik bagi lingkungan. 

Berikut beberapa cara merayakan 3 juli yang diperingati sebagai Hari Bebas Kantong Plastik yang bisa dilakukan:

    • Memilih penggunaan bungkus kertas daripada plastik. Namun lebih baik menggunakan tas belanja kain yang bisa dipakai berulang kali dibandingkan kantong plastik.
    • Membawa dan menggunakan wadah sendiri ketika berbelanja makanan. Hal ini untuk mengurangi bungkus plastik yang ditawarkan penjual setiap kali Anda membeli.
    • Berpartisipasi dalam gerakan memungut sampah. Baik di jalan, pantai, atau sungai untuk menjaga kebersihan lingkungan.
    • Membantu menyebarkan informasi mengenai gerakan pengurangan sampah plastik di media sosial agar semakin banyak orang yang mengetahui dan tertarik untuk ikut serta.
    • Mencari acara untuk menjadi sukarelawan gerakan pengurangan sampah plastik. Selain dapat mengedukasi diri sendiri, Kita juga bisa menyebarkan edukasi pada orang lain untuk turut serta dalam gerakan lingkungan.
    • Menceritakan pengalaman pribadi tentang perjalanan mengurangi sampah plastik di media sosial agar dapat menginspirasi orang lain.
    • Mengunjungi laman http://www.plasticbagfreeday.org/ untuk membantu mengatur acara, berjejaring dengan orang lain di wilayah Kita dan di seluruh dunia untuk membuat perubahan baik demi lingkungan.

    Adapun alasan mengapa Kita harus menghindari pemakaian kantong plastik yaitu:

    1. Mencemari Lingkungan

    Kantong plastik sangat mudah didapat, bahkan kita bisa mendapatkannya secara cuma-cuma dan banyak orang yang menggunakannya. 

    Produk dari plastik umumnya mudah didapat dan harganya murah, sehingga membuat orang tidak mudah membuang kantong plastik. 

    Padahal sampah plastik sangat berbahaya bagi lingkungan, terutama jika dibuang.

    Kantong plastik yang dapat mengganggu saluran udara dan menyebabkan banjir.

    Jika terbawa sampai ke sungai atau lautan, sampah plastik bisa termakan oleh satwa laut atau burung.

    Saat ini 6 dari 7 spesies penyu di dunia terancam punah. 

    Salah satu penyebab ancaman kepunahan tersebut karena adanya sampah plastik di lautan yang bentuknya menyerupai kota ubur-ubur. 

    Penyu yang memakan sampah plastik ini akan mati sehingga populasinya terus menurun.

    2. Lama Terurai

    Kantong plastik butuh waktu sangat lama hingga bisa benar-benar terurai.

    setidaknya dibutuhkan waktu hingga ratusan tahun sampai kantong plastik terurai dalam tanah. pasti hal ini akan menyebabkan pencemaran tanah.

    Oleh karena itu promosi lingkungan hidup yang sehat di masa depan dilakukan secara besar-besaran untuk menyadarkan seluruh manusia agar menghindari penggunaan kantong plastik. 

    Untuk menyediakan kantong plastik, kita bisa menggunakan wadah alternatif yang lebih ramah lingkungan.

    Dan untuk turut merayakan Hari Bebas Kantong Plastik Sedunia antara lain dapat dilakukan dengan cara tidak menggunakan kantong plastik pada hari peringatan.

    Sebagai ganti kantong plastik, gunakanlah tas belanja yang dapat digunakan ulang. 

    Ajak teman-teman dan keluarga Kita untuk tidak menggunakan kantong plastik.

    Bagikan juga pengalaman mu di media sosial, dan itu jika Kita melakukan bersama-sama secara bersamaan tentu akan memberikan dampak yang signifikan, dan selanjutnya kita upayakan kebiasaan itu dilakukan setelah hari peringatan maka lama-lama Kita akan terbiasa tanpa plastik.

    Hari Tanpa Kantong Plastik Sedunia mengajak seluruh penduduk dunia untuk mengambil tindakan dalam meningkatkan kesadaran akan bahaya dari kantong plastik sekali pakai.

    Dengan adanya Hari Tanpa Kantong Plastik Sedunia, diharapkan masyarakat dunia semakin dapat mengurangi penggunaan kantong plastik dan semakin sadar bahwa kantong plastik merupakan ancaman yang besar bagi lingkungan.

    Meski masalah sampah plastik sudah sangat rumit, Kita tetap bisa berkontribusi untuk menyelamatkan bumi dari sampah plastik. 

    Tidak perlu memikirkan hal-hal yang besar, Kita bisa melakukannya di lingkungan sekitar kita dulu.

    Yuk Kita lakukan… Kita kompak bisa…

    Salam Lestari!

    Post a Comment